Linux yang merupakan salah satu alternatif operating system, memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan operating system komersil yang lain. Dari segi tampilan maupun aplikasi yang diberikan memang agak sedikit berbeda. Tetapi satu hal yang pasti linux adalah operating sistem yang gratis dan bersifat terbuka sehingga dapat dikembangkan oleh berbagai kalangan. Bagi yang berminat atau sekedar ingin tahu, bisa mencoba distro-distro linux yang ada atau yang kebanyakan dipakai oleh kalangan atau komunitas tertentu untuk saling berbagi jika ada kesulitan atau permasalahan seputar open source ini. Ubuntu, Mandriva, Fedora, Red Hat, Linux Mint, Centos, dan Open Suse adalah beberapa dari jenis open source yang berkembang sampai saat ini dan masih banyak lagi distro-distro yang lain dengan berbagai variasi kelebihan yang ditawarkan masing-masing. Namun pertimbangan utama dalam memilih distro adalah dukungan hardware yang kompatibel.

Pada awal ketika saya ingin mencoba linux ada banyak kendala yang saya alami sampai ketika saya membuat postingan ini, mulai dari memilih distro yang cocok dan kompatibel dengan hardware, partisi hardisk, menginstall software/aplikasi sampai masalah mengkonfigurasi settingan setelah instalasi. Setelah tanya sana-tanya sini browsing sana-browsing sini download sana-download sini coba ini-coba itu sampai tidak bisa dan tidak ingin tidur sehari semalam dibuatnya, akhirnya ketemu juga distro yang pas, cocok, dan kompatibel dengan hardware dari Compaq Presario CQ40 539TX ini mulai dari webcam, usb, cdrom, hardisk sampai graphic card (Nvidia) yaitu Mandriva 2010. Salah satu komponen terpenting dari laptop adalah wireless dan dari sekian banyak distro yang saya coba hanya Mandriva 2010 mampu mengidentifikasinya. Bagaimanapun juga jika wireless pada laptop tidak dapat aktif maka it is totally disaster.

Memang agak sedikit aneh dari segi tampilan jika sebelumnya kita sudah terbiasa dengan operating system yang lain (misal windows). Namun jika di pelajari lebih jauh ternyata ada kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan operating system komersil. Ada berbagai aplikasi-aplikasi atau software-software gratis yang ditawarkan oleh distro yang satu ini (tentunya setelah up-date repositori terlebih dahulu). Salah satu kelebihan yang ditawarkan Mandriva 2010 ini yang mungkin belum tentu ditemukan pada operating system komersil adalah dekstop effects atau setting animasi tiga dimensi pada dekstopnya. Bagi tingkat pemula (newbie), berikut ini sedikit cara-cara untuk menyeting animasi 3D dekstop effects yang secara default belum aktif pada Mandriva 2010 Genome ketika mode 3D dekstop effects telah diaktifkan terlebih dahulu (biasanya pada saat instalasi terdapat pilihan untuk lingkungan dekstop yang akan digunakan) untuk mengeceknya Anda bisa klik System -> Administration -> Configure Your Computer dan pada panel Hardware sebelah kiri klik Configure 3d Dekstop Effects dan pastikan pilihan pada Compiz Fusion:

1. Buka menu System kemudian pilih Preferences dan klik CompizConfig Settings Manager seperti yang tampak pada gambar di bawah ini:

2.Untuk mengatur tampilan dekstop 3 dimensi agar kelihatan seperti kubus yang bisa dilihat dari empat sisi seperti pada tampilan di bawah ini adalah:

Pilih Dekstop pada kotak dialog sebelah kiri dan aktifkan Dekstop Cube dengan memberi tanda centang dan atur konfigurasinya pada tab Behaviour pastikan pilihan Inside Cube tidak dicentang untuk melihat dekstop dari sisi luar kubus atau Anda juga bisa mengaktifkan Inside Cube jika ingin melihat dekstop dari sisi dalam kubus. Pada tab Transparent Cube, rubah nilai dari Opacity During Rotation menjadi 50.0000 dan Opacity When Not Rotating menjadi 30.0000 lalu klik Back.Jangan lupa untuk mencentang pilihan Rotate Cube untuk mengaktifkan kubus untuk bergerak rotasi dan klik Back lagi untuk kembali ke menu semula. Untuk mengecek hasilnya tekan ctrl+alt+tanda panah kiri/kanan. Anda juga bisa melakukannya dengan menge-klik workspace yang disimbolkan empat kotak pada pojok kanan bawah.

3. Pada kotak dialog sebelah kiri, pilih Accesibility dan beri tanda centang pada Opacity untuk menampilkan efek transparans pada window kemudian atur konfigurasi pada tab Misc. Options. Beri tanda centang pada semua pilihan dan untuk mengatur tingkat transparansi yang diinginkan silakan rubah nilai Active Opacity menjadi 80 sedangkan untuk Passive Opacity menjadi 30 dan klik Back. Hasilnya ketika Anda membuka dua window maka akan tampak seperti gambar di bawah ini.

 

4. Anda juga bisa menambahkan efek lain seperti animasi ketika window dibuka, ditutup atau di-minimize. Caranya pilih Effects dan aktifkan pilihan Animations dan atur konfigurasinya pada tab Open Animation dengan memberi tanda centang beberapa animasi yang disediakan pada kotak Random Effects begitu juga pada tab Close Animation, Minimize Animation dan Shade Animation.Langkah terakhir untuk mengaktifkan settingan yang telah diatur pada tahap ini adalah beri tanda centang pada Random Animations For All Events pada tab Effects Setting dan klik Back lagi. Hasilnya akan terasa ketika Anda membuka, menutup atau me-minimize window.

5. Jika Anda ingin menambahkan efek blur pada window, Anda bisa mengaturnya pada Blur Windows. Aktifkan Blur Windows dan atur konfigurasinya dengan mencentang pilihan Pulse dan Independent Texture Fetch.

6. Efek air akan lebih menarik untuk ditambahkan. Efek ini menampilkan gelombang air ketika beberapa pilihan pada windows sudah berada pada batasnya masing-masing. Pada saat dipaksakan pada batas tersebut maka efek gelombang air akan muncul seperti tampak pada gambar di bawah ini:

Beri tanda centang pada Water  Effect dan atur konfigurasinya dengan merubah nilai Offset Scale menjadi 5.0000 dan Rain Delay menjadi 500 kemudian centang pilihan Title Wave. Setelah Anda mengaktifkan efek ini Anda juga bisa mengaktifkan efek berupa rintik-rintik air hujan pada dekstop. Fungsinya mirip screensaver tetapi bersifat permanen yang tidak akan hilang ketika Anda menggerakkan mouse atau melakukan aktivitas lainnya. Untuk mengaktifkannya klik Shift+F9 yang hasilnya akan tampak seperti gambar. Untuk menon-aktifkannya caranya sama.

7. Untuk menambahkan agar layar berkedip yang merupakan satu kesatuan dari efek air di atas adalah dengan mengaktifkan Fading Windows. Pastikan Fade Mode berada pada keadaan Constant Speed jika Anda menginginkan efek berkedip sebentar diikuti dengan efek gelombang air atau Constant Time untuk meredup secara permanen dan akan kembali terang pada waktu yang ditentukan. Beri tanda centang pada semua pilihan dan Untuk nilai Unresponsive Window Saturation dirubah menjadi 25, klik Back.

8. Ketika anda memindahkan window, Anda bisa mengaktifkan efek Move Window pada panel Window Management. Rubah nilai Opacity yang Anda inginkan misalnya 50. Semakin rendah nilainya maka semakin transparans window yang dipindahkan. Lazy Positioning adalah efek window seakan-akan melekat pada tepi layar dan susah untuk dipindahkan. Anda bissa mengaktifkannnya dengan memberi tanda centang. Hasinlya akan tampak seperti gambar di bawah ini:

9. Anda juga bisa menambahkan efek expo seperti yang tampak pada gambar di bawah ini. Efek ini akan muncul ketika kursor Anda gerakkan ke pojok kiri atas dekstop. Caranya pada panel Dekstop aktifkan Expo dan pada tab Behaviour Anda bisa memilih efek yang ditampilkan berupa Zoom, Fade+Zom atau Vortex sesuai selera Anda kemudian pada tab Appearance pilihan mode Deformation bisa Anda set None, Tilt (ekspo berbentuk menyudut) dan Curve (expo berbentuk kurva). Ketika mode Mipmaps diaktifkan hasil kualitas dari gambar di layar pada saat di-expo akan menjadi lebih halus.

Tilt Deformation

 

Curve Deformation

 

10. Biar tambah lengkap, Anda bisa menambahkan dekstop effects diatas dengan mengaktifkan posisi pointer agar lebih mudah dalam pencarian ketika Anda sedang berhadapan dengan banyak window. Efek ini bisa dimunculkan ketika tombol ctrl ditekan, langkahnya:
Klik System lalu pilih Preferences dan klik pilihan Mouse. Pada kotak dialog yang tersedia dan pada tab General beri tanda centang pada pilihan Locate Pointer. Hasilnya bisa dilihat seperti di bawah ini ayng ditunjukkan dengan gelombang lingkaran berwarna biru:

11. Terkadang ada beberapa setingan yang crash (tidak bisa dipakai secara bersamaan) dengan setingan yang lain yang ditandai dengan munculnya kotak dialog peringatan, maka dari itu sebaiknya Anda memilih salah satu setingan yang hendak Anda pakai.
Setelah yakin dan mantab dengan konfigurasi setingan yang telah Anda tentukan seperti diatas, ada baiknya untuk memback-up settingan tersebut untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti berubahnya konfigurasi yang telah Anda buat. Caranya adalah masih di kotak dialog CompizConfig Settings Manager klik Preferences pada panel sebelah kiri. Pada tab Profil & Backend klik Export dan simpan di direktori yang Anda inginkan. Jika terjadi masalah pada setingan yang telah dibuat tadi maka Anda tidak perlu susah-susah untuk menyetingnya dari awal. Namun jika ternyata tiba-tiba terjadi perubahan konfigurasi yang tidak Anda inginkan maka untuk mengembalikan settingan bisa dilakukan dengan mengimpor file yang telah Anda back-up tadi dengan meng-klik Import as..dan beri nama file.

Lengkap sudah setting dekstop effects di Mandriva 2010 Gnome. Dengan demikian Anda tidak akan cepat bosan berlama-lama di depan komputer sambil menikmati animasi-animasi yang diberikan Mandriva 2010 Gnome ini. Selamat berkreasi!

1. Buka menu System kemudian pilih Preferences dan klik CompizConfig Settings Manager seperti yang tampak pada gambar di bawah ini: