Blink pada printer terkadang membuat kita risih. Ada beberapa macam yang menyebabkan printer blink mulai dari kertas habis sebelum proses ngeprint selesai, tinta habis sampai masalah cartridge yang tidak cocok dengan model printer (cartridge bajakan). Meski terkadang pada kasus-kasus tertentu blink ini bisa hilang dengan menekan tombol resume namun repot juga kalau setiap kali menghidupkan printer dan setiap kali akan ngeprint harus menekan resume lagi padahal suplai kertas masih ada. Kasus ini sering dijumpai pada masalah cartridge yang full atau terlalu banyak tinta yang disuntikkan sehingga pesan yang ditampilkan mengharuskan untuk membersihkan print head. Meski sudah dibersihkan dan dipakai untuk ngeprint berkali-kali permasalahan tersebut tidak selalu bisa teratasi dan blink tetap saja ada.

Solusi dengan mereset printer memang salah satu alternatif yang paling ampuh tetapi tidak selalu berhasil atau bahkan menambah masalah baru yang lebih besar. Permasalahan ini saya alami ketika mereset printer Canon iP1700. Awalnya printer ini blink karena cartridge full sehingga harus me-resume setiap kali akan ngeprint. Meski setelah di-resume bisa kembali normal dan proses ngeperint berjalan lancar namun saya suka risih melihat printer yang terus blink ini. Karena penasaran, iseng saya reset Canon iP1700 ini sesuai dengan langkah-langkah yang telah saya dapatkan melalui internet. Proses cleaning yang harus dilakukan ketika printer dalam status service mode setelah direset tidak berhasil dan parahnya Canon iP1700 ini berubah tipe menjadi Canon iP1300. Setelah saya utak-atik dengan berbagai macam software reseter untuk jenis printer ini tetap saja tidak berhasil. Menginstall driver Canon iP1300 tetapi tetap saja tidak menyelesaikan masalah. Sempat kepikiran untuk membawanya ke tukang servis printer tetapi rasa-rasanya terlalu cepat untuk masalah yang sepele ini sampai akhirnya saya menemukan solusi di bawah ini.

Sepengalaman saya ada empat tahap yang harus dilakukan agar proses mereset printer berhasil yang saya ketahui dari beberapa tutorial di internet:

Tahap 1 (Reset Hardware)

Reset printer secara manual dengan cara:

  1. Matikan printer, lalu cabut kabel power
  2. Tekan dan tahan tombol power
  3. Pasang kembali kabel power
  4. Gunakan jari yang lain untuk menekan tombol resume sebanyak 2 kali
  5. Lepaskan jari Anda dari tombol power

Sampai pada tahap ini Anda telah menyelesaikan tahap pertama untuk mereset printer. Lanjutkan ke tahap 2.

Tahap 2 (Reset Software)

Download salah satu software reseter untuk Canon iP1700 di bawah ini:

  1. Pastikan atribut semua file bebas dari read only
  2. Jalankan GeneralTool.exe (GeneralTool iP1300 dan iP1700)
  3. Pada USB Port pilih port printer Anda
  4. Klik tombol LOCK RELEASE
  5. Pilih (centang) EEPROM CLEAR
  6. Sediakan kertas kosong untuk print. Lalu klik tombol TEST PATTERN 1

Jika proses di atas berjalan lancar dan tidak ada masalah berarti proses mereset printer Anda sudah berhasil tetapi jika tidak (printer berubah tipe dari Canon iP1700 menjadi Canon iP1300) maka ikuti tahap 3 di bawah ini.

Tahap 3 (Mengembalikan Tipe Printer dari iP1300 Menjadi iP1700)

Tahap ini untuk mengembalikan tipe printer yang berubah dari Canon iP1700 menjadi Canon iP1300. Cara ini saya dapatkan dari sini dengan software:

Setelah Anda download file di atas, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Ekstrak file yang telah Anda download tadi dan jalankan GeneralTool.exe
  2. Pilih USB Port printer Anda
  3. Centang EEPROM CLEAR
  4. Klik LOCK RELEASE maka pilihan di SET DESTINATION akan tampil
  5. Klik pilihan iP2200E (jangan yang lain)
  6. Supaya yakin printer kita dikenali sebagai iP1700, maka klik DEVICE ID (akan tampil status printer di kotak di sampingnya)
  7. Kalau sudah, klik MAIN dan PLATEN di pilihan CLEAR WASTE INK COUNTER (printer akan berkedip sebentar)
  8. Siapkan kertas kosong untuk ngeprint, lalu klik tombol TEST PATTERN 1

Jika pada tahap ini berjalan lancar maka proses mengembalikan tipe printer Anda telah berhasil namun jika belum dan muncul pesan “Portname Not Registered” ketika menjalankan GeneralTool.exe silakan Anda coba lagi tetapi di komputer lain. Jika sudah berhasil tetapi printer belum dideteksi oleh komputer maka pastikan apakah driver dari jenis printer Anda sudah terinstall atau belum. Jika sudah terinstall tetapi belum menyelesaikan masalah maka silakan ke tahap 4.

Tahap 4 (Mengaktifkan Print Spooler)

Layanan Print Spooler terkadang distop oleh windows atau aplikasi lain ketika tidak digunakan untuk meningkatkan performa (speed up) komputer Anda. Layanan ini bisa Anda temukan di task manager jika Anda menggunakan windows. Layanan ini harus pada posisi “running” jika menginginkan printer Anda berjalan. Untuk mengaktifkannya silakan buka task manager, pada tab services klik kanan pada Spooler dan pilih start services. Akan lebih baik jika Anda menyetingnya pada posisi Automatic agar selalu aktif dan tidak perlu mengaktifkannya setiap kali akan ngeprint. Caranya dengan:

  1. Klik kanan taskbar dan pilih task manager
  2. Pilih tab Services dan klik Services pada pojok kanan bawah
  3. Cari layanan Print Spooler pada tab Services. Klik kanan dan pilih Properties
  4. Pada tab General, set pilihan pada Startup type yang awalnya Manual atau yang lain menjadi Automatic
  5. Klik Apply dan OK

Jika masih belum berhasil atau proses install driver printer gagal coba install ulang driver printer dengan catatan status Print Spooler sudah dalam keadaan running. InsyaAllah berhasil.

Semoga bermanfaat.