March 2011



“Saya selalu ingin mempertanggungjawabkan apa yang saya katakan dan lakukan. Saya juga keberatan berbohong kepada orang tua saya mengenai itu”. Kalimat itulah yang keluar dari Taylor Swift ketika diwawancarai Vanessa Grigorialis dari majalah Rolling Stone edisi 48 April 2009. Prinsip yang dipegang oleh gadis kelahiran 13 Dessember 1989 ini memang patut dijadikan teladan bagi anak muda zaman sekarang yang identik dengan pergaulan bebas. Sewaktu SMA, indeks prestasinya 4,0 ketika dia disekolahkan di rumah pada tahun ketiga dan keempat SMA, dia menyelesaikan masa studinya dalam 12 bulan. Dia tidak pernah mengubah warna rambut, tidak akan melakukan aktivitas fisik apapun yang membahayakan atau menggigit kukunya sampai ke kulit. Di usianya 19 tahun dia mengaku tidak pernah merokok atau minum alkohol setetespun.

Taylor Swift on stage in Seoul, South Korea during the Asian leg of the 2011 Speak Now World Tour. Photo courtesy of  TaylorSwift.com.

Swift tinggal bersama orang tuanya di pinggir kota Nashville dalam sebuah rumah besar yang menghadap ke danau. Dalam kesehariannya siapa sangka kalau dia mempunyai sifat banyak tertawa dan norak, memikirkan lelaki dan banyak menuangkannya ke dalam lagu dan perfeksionisme yang sangat gigih dan penuh kendali. Dibalik semua itu, remaja ini sangat sopan bersikap kepada orang tuanya. Tidak hanya itu, dia juga terus khawatir akan mengatakan sesuatu yang dianggap menyinggung para penggemarnya dan bahkan menolak menjawab pertanyaan tentang preferensi politiknya sebelum mengaku bahwa dirinya mendukung sang presiden: “Seumur hidup, saya belum pernah melihat negara ini begitu bahagia mengenai sebuah keputusan politik” katanya. (more…)

Advertisements

Fukai Mori“, “Shinjitsu no Uta“, “Rakuen” dan “Kimi ga Inai Mirai“. Jika kalian pernah mendengar beberapa soundtrack dari serial anime Jepang Inuyasha ini pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Do As Infinity. Salah satu grup band asal Aoyama, Tokyo, Jepang yang mengusung genre J-Pop dan Rock ini memiliki perjalanan karier yang sangat fluktuatif. Grup band yang awalnya terdiri dari tiga personil dengan Van Tomiko sebagai lead vocalist, Ryo Owatari sebagai gitaris dan Dai Nagao sebagai gitaris sekaligus komposer dari pembuatan lagu-lagu mereka. Do As Infinity yang biasa dikenal dengan sebutan DAI, berdiri sejak 1999 dengan single pertama “Tangerine Dream” pada 29 September 2009. Tahun 2000 “Break Of Dawn” menjadi album pertama mereka setelah meluncurkan lebih dari tiga single dalam kurun 1999-2000. Lebih dari 5 buah studio album telah dirilis setelah peluncuran album pertama diantaranya adalah “New World” dan Deep Forest” pada 2001 lalu pada 2002 dengan album kompilasi pertamanya “ Do The Best” diikuti studio album “True Song” sedangkan “Gates of Heaven” di tahun 2003 dan  “Need Your Love” pada tahun 2005.

(more…)


Meski masih dikategorikan pemula dalam menggunakan Mandriva atau sekedar tahu dan bisa dibilang cukup familiar dengan salah satu distro open source ini namun tidak ada salahnya jika kita sedikit menengok sejarah perkembangan Mandriva sejak awal berdiri hingga tetap eksis sampai sekarang.

Mandriva. Nama salah satu distro open source yang selama ini kita kenal ternyata bukan nama yang sejak awal digunakan. Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Sejak pertama kali dirilis pada 23 Juli 1998 dengan versi KDE 1.0 linux ini masih berbasis Redhat Linux versi 5.1.

Sejarah perubahan nama dari linux ini dimulai sejak pertama kali dirilis hingga versi 8.0 yang pada saat itu dikenal dengan Linux Mandrake. Sedangkan pada versi 8.1 sampai 9.2 diberi nama Mandrake Linux. Namun pada Pebruari 2004, Mandrakesoft dituduh oleh Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh Mandrakesoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama “Mandrake the Magician. Oleh karena itu, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0 Mandrake Linux dikenal sebagai “Mandrakelinux”. (more…)


YUI. Gadis asal Jepang yang berbakat dalam menyanyi dengan suaranya yang khas sekaligus mahir dalam memetik senar gitar ini selain berprofesi sebagai penyanyi dia juga pandai menulis lirik lagu. Salah satu musisi Jepang yang juga komposer ini dilahirkan 26 Maret 1987 di Fukuoka, Prefektur Fukuoka.


Berawal dari film Midnight Sun (Taiyou no Uta), dari situlah aku mulai mengenal lagu-lagu yang diciptakannya mulai dari single dan album yang ia ciptakan. Tidak hanya jago main gitar tetapi dia juga mahir memainkan piano. Kepiawaiannya dalam bermain piano itu bisa kalian temukan di videoklip  “To Mother”. Jika dibandingkan dari beberapa video yang terbaru dengan yang lama, formasi band YUI agak sedikit berbeda. Kalau dulu didominasi oleh cowok tetapi sekarang lebih menonjolkan sisi girlpower-nya dengan didominasi oleh cewek seperti pada videoklip “It’s All too Much”, “Gloria” dan “It’s My Life/Your Heaven”.

Perjalanan karir YUI dimulai sejak dia masih sekolah di kelas 3 SMP. Saat itu YUI sudah aktif menulis lirik lagunya sendiri sampai suatu ketika ia menyaksikan pertunjukan musik dari musisi jalanan Bianco Nero. Sejak saat itu sewaktu SMA, YUI memutuskan untuk berhenti sekolah dan mulai fokus belajar menyanyi, menulis lagu dan memainkan alat musik gitar dengan mengikuti kursus musik di kota kelahirannya, Fukuoka. (more…)