Fukai Mori“, “Shinjitsu no Uta“, “Rakuen” dan “Kimi ga Inai Mirai“. Jika kalian pernah mendengar beberapa soundtrack dari serial anime Jepang Inuyasha ini pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Do As Infinity. Salah satu grup band asal Aoyama, Tokyo, Jepang yang mengusung genre J-Pop dan Rock ini memiliki perjalanan karier yang sangat fluktuatif. Grup band yang awalnya terdiri dari tiga personil dengan Van Tomiko sebagai lead vocalist, Ryo Owatari sebagai gitaris dan Dai Nagao sebagai gitaris sekaligus komposer dari pembuatan lagu-lagu mereka. Do As Infinity yang biasa dikenal dengan sebutan DAI, berdiri sejak 1999 dengan single pertama “Tangerine Dream” pada 29 September 2009. Tahun 2000 “Break Of Dawn” menjadi album pertama mereka setelah meluncurkan lebih dari tiga single dalam kurun 1999-2000. Lebih dari 5 buah studio album telah dirilis setelah peluncuran album pertama diantaranya adalah “New World” dan Deep Forest” pada 2001 lalu pada 2002 dengan album kompilasi pertamanya “ Do The Best” diikuti studio album “True Song” sedangkan “Gates of Heaven” di tahun 2003 dan  “Need Your Love” pada tahun 2005.

Setelah enam tahun sejak terbentuknya Do As Infinity mereka telah membuat beberapa single yang sempat menduduki peringkat pertama chart Japanese Oricon dan dan beberapa album sampai akhirnya mereka memutuskan untuk break tepat pada tanggal mereka terbentuk 29 September 2005 setelah menyelesaikan album kompilasi “Do the A-Side”. Keputusan ini tentu saja membuat para fans DAI kecewa. Mereka memutuskan untuk bekerja sendiri-sendiri, Van Tomiko memulai solo karier, Ryo Owatari mengurus band barunya, Missile Innovation yang terbentuk pada  tahun 2004 sedangkan Dai Nagao sibuk dengan dengan artis-artis lain di Avex Trax, sebuah perusahaan rekaman dimana DAI dulu terbentuk. Setelah tiga tahun lamanya vakum akhirnya mereka kembali eksis di dunia musik namun kali ini hanya Van dan Owatari saja karena Dai Nagao lebih memilih untuk bekerja dibalik layar.  Walau demikian Dai Nagao adalah former DAI yang sangat berjasa atas kesuksesan mereka selama ini. Mereka kembali dengan single ke-21 “∞1” kemudian diikuti studio album ke-7 “Eternal Flame” pada 2009 dan studio album ke-8 “Eight” pada Januari 2011.

Members:

Current members

Former members

  • “Dai”: Dai Nagao (composition, guitar)

Producers

  • “Dai”: Dai Nagao (1999–2005)
  • Seiji Kameda (2000–present) (recording bassist)

Backup Bands:

Great Tour Band

Anggota di bawah ini tidak hanya sebagai anggota band dari DAI selama perjalanan karier mereka tetapi para musisi di bawah inilah yang  juga berpartisipasi dalam kesuksesan DAI selama mereka tour:

  • Naoki Hayashibe (guitar)
  • Jun Matsumoto (drums)
  • Kazco Hamano (chorus)
  • Michitaro Shimamoto (bass guitar) (former member, went on to play for Ai Otsuka and other artists)
  • Jun Takase (keyboard)
  • Yoshiyasu Hayashi (bass guitar)

Tour Band (2009)

  • Takumi Ishida (guitar)
  • Yukiko Shibuya (bass guitar)
  • Jun Takase (keyboard)
  • Noriyasu “Kaasuke” Kawamura (drums) (Originally he was a recording drummer from their first album “Break of Dawn”, and participated in the tour band from 2008.)

Sejarah

Terlalu banyak yang harus diceritakan karena band yang sudah eksis sejak 1999 meski sempat vakum untuk beberapa saat namun prestasi yang mereka buat tidak bisa dipandang sebelah mata. Anda bisa lihat disini untuk sejarahnya.

Discography

Kalau dilihat dari sejarahnya sejak mereka berdiri sampai mereka break dan kembali lagi, DAI telah menyelesaikan 8 studio albums, 3 live albums, 6 compilation albums, 24 singles, 16 video releases, and 35 music videos sampai pada Januari 2011. Secara rinci bisa dilihat disini.

Situs resmi: http://d-a-i.com/index.html

Referensi:

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/Do_As_Infinity
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Do_As_Infinity_discography