Technology



A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital adalah beberapa pilihan merek harddisk portabel. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Artikel yang saya rangkum dari berbagai sumber ini mungkin bisa Anda jadikan sebagai pegangan sebelum Anda memutuskan untuk membeli harddisk portabel yang Anda inginkan. Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan.

1. Kapasitas (Kapasitas Simpan File Maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.

Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.

2. Kecepatan Putar Drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.

(more…)

Advertisements

Definisi

ADC adalah proses pengubahan sinyal analog menjadi sinyal digital. Proses pengubahan terjadi pada konverter/pengubah yang dikenal dengan analog to digital converter. Proses pengubahan ini dikenal juga dengan nama sistem akusisi data. Terdapat empat macam ADC yang memenuhi standar industri, yaitu integrating, tracking converter, successive approximation dan flash/paralel. Keempat jenis ADC tersebut mewakili beberapa macam pertimbangan diantaranya resolusi, kecepatan konversi dan biaya.

Prinsip Kerja (more…)


Dead pixel???  Waduh, awalnya memang kaget banget ketika tahu ada titik merah di layar monitor laptop Compac Presario CQ40 539 TX padahal barus saja aku bawa ke toko tempat aku membeli laptop buat klaim garansi akibat layar LCD yang bermasalah. Awalnya, layar LCD cuma berkedip dan ada garis hijau di bagian taskbar tetapi lama kelamaan tambah parah semakin melebar garis hijaunya. Setelah aku browsing-browsing ternyata memang benar LCD-ku “kena”. Mumpung masih ada garansi (maklum laptop baru) segera aku larikan saja ke toko tempat aku membeli laptop tersebut. Setelah menunggu lama kurang lebih satu bulan (saran kalau ingin cepat selesai, klaim garansi langsung ke servics center-nya saja) akhirnya, kata pemilik tokonya, LCD-nya sudah diganti. Aku percaya-percaya saja karena pada saat itu aku memang gaptek banget masalah laptop.

Setelah kurang lebih satu bulan aku pakai buat mengerjakan tugas kuliah ternyata kambuh lagi penyakitnya. LCD kembali bermasalah kemudian aku bawa lagi ke toko buat klaim garansi. Kali ini tambah parah lebih dari satu bulan lamanya sebelum akhirnya laptopku bisa diambil. Ternyata aku baru sadar kalau kemarin LCD-nya tidak diganti karena aku tahu setelah peristiwa ini LCD-ku beda banget dari yang dulu kali ini tampak baru, bersih dan masih bagus. Alhamdulillah aku sedikit lega saat itu.

Setelah aku bawa ke rumah sambil mengecek ini-itu timbul masalah baru ada satu titik merah yang kelihatan jelas pada background hitam. Aku kurang yakin kalau itu dead pixel. Kemudian aku tanyain ke service center HP dan memang benar itu dead pixel tapi malangnya mereka tidak melayani klaim garansi untuk dead pixel dibawah lima buah. Tidak berhenti sampai di situ lalu aku coba cari di internet cara memperbaikinya dan akhirnya aku dapat artikel di bawah ini:

Pada intinya untuk mengecek keberadaan Dead pixel cukup mudah, terkadang kita bisa langsung melihat di layar monitor, karena warna titik pixel yang selalu sama dengan tampilan layar/gambar monitor apaun. Atau dengan membuat gambar penuh satu layar dengan satu warna saja, misalnya hitam atau putih. Dengan begini jika ada dead pixel akan jelas terlihat.

Jika ingin menggunakan software (plus fitur tambahan), salah satunya bisa menggunakan program gratis PixelRepairer. Software ini mempunyai beberapa fitur, antara lain: (more…)